×

Investasi Obligasi Peluang Strategis buat Investor Pemula

Posted by Kembar Pro

Investasi Obligasi merupakan peluang usaha yang sangat strategis buat Investor pemula karena risiko yang dapat diprediksi di awal dan merupakan efek pendapatan tetap, likuiditas tinggi pendapatan berupa kupon atau bunga dan capital gain atau selisih harga perdagangan obligasi.


Pengertian Obligasi:

Obligasi adalah sertifikat yang berisi kontrak antara investor dan perusahaan dengan nilai nominal (nilai pari/value), menyatakan bahwa investor tersebut atau pemegang obligasi telah memberikan pinjaman sejumlah dana kepada pihak perusahaan.

Perusahaan yang menerbitkan obligasi mempunyai kewajiban membayar bunga secara reguler sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan serta pokok pinjaman pada saat jatuh tempo.

Ada beberapa penerbit obligasi diantaranya yaitu yang diterbitkan oleh perusahaan disebut Corporate Bond, dan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah dinanamakan Government Bond. Adapula Municipal Bond, yang merupakan obligasi yang diterbitkan pemerintah daerah alokasinya untuk membiayai proyek strategis tertentu di daerah.

Investasi Obligasi Peluang Strategis buat Investor Pemula

Adapun yang dimaksud dengan pendapatan tetap dalam investasi obligasi adalah bahwa obligasi secara tetap akan memberikan bunga setiap jangka waktu tertentu biasanya per 3 bulan sekali.

Nilai obligasi bergerak berlawanan arah jika dibandingkan dengan perubahan suku bunga Bank. Jika suku bunga cenderung turun, maka nilai atau harga obligasi akan meningkat, para investor cenderung untuk berinvestasi pada obligasi. namun, jika suku bunga secara umum cenderung meningkat, maka nilai atau harga obligasi akan turun, dan para investor biasanya akan cenderung untuk menanamkan dananya di Bank atau deposito.

Artikel lainnya : Investasi Reksadana Pilihan Jitu para Investor Cerdas

Jenis Obligasi:


a. Obligasi Jangka Pendek
Adalah Semua efek utang yang jatuh tempo dibawah 1 tahun serta tingkat likuiditas yang tinggi. Efek  surat utang ini dikenal juga dengan Efek Pasar Uang. Contoh produk jangka pendek antara lain SBI,  Time Deposit, NCD, Promisory Note (PN), serta obligasi yang jatuh temponya dibawah 1 tahun.
           
b. Obligasi Jangka Menengah
Adalah semua efek utang yang jatuh tempo antara 1-5 tahun. Contoh produknya antara lain Medium Term Note, Sekuritas Kredit, dan lainnya.

c. Obligasi Jangka Panjang
Adalah semua efek utang yang jatuh tempo diatas 3-5 tahun. Salah satu perusahaan di Indonesia yang menerbitkan surat utang dengan Jangka waktu paling lama yaitu 30 tahun adalah Indosat.


Kelebihan dan Manfaat Obligasi

Beberapa indikator yang menarik investor untuk menginvestasikan dananya pada obligasi, antara lain:     
  • Risiko kredit bisa diprediksi di awal, Sebelum melakukan investasi, disarankan bagi para investor untuk memperhatikan peringkat rating obligasi, dapat diartikan sebagai indikator untuk mengukur kemampuan dan keinginan Emiten (penerbit) untuk membayar bunga (kupon) dan pokok pinjaman secara tepat waktu disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan. Dua lembaga yang mempunyai standar reputasi internasional yaitu Standard & Poor's dan Moody's, Di Indonesia Badan usaha pemeringkat rating yaitu Pefindo, Pefindo mengeluarkan rating penerbit obligasi dengan kode:
Rating
Deskripsi
idAAA
Perusahaan dengan risiko investasi paling rendah, dengan kemampuan paling baik untuk membayar bunga dan pokok utang sesuai dengan perjanjian

idAA
Perusahaan dengan risiko investasi sangat rendah, dengan kemampuan sangat baik untuk membayar bunga dan pokok utang sesuai dengan perjanjian

idA
Perusahaan dengan risiko investasi rendah, dengan kemampuan baik untuk membayar bunga dan pokok utang sesuai dengan perjanjian

idBBB
Perusahaan dengan risiko investasi cukup rendah, dengan kemampuan cukup baik untuk membayar bunga dan pokok utang sesuai dengan perjanjian

idBB
Perusahaan yang masih berkemampuan untuk membayar bunga dan pokok utang sesuai dengan perjanjian, namun risiko investasi cukup tinggi, dan sangat peka terhadap perubahan keadaan yang merugikan

idCCC
Perusahaan yang tidak berkemampuan lagi memenuhi segala kewajiban finansialnya

idD
Utang efek yang macet atau perusahaan yang sudah berhenti berusaha

  • Likuiditas, Obligasi dapat diperjualbelikan di pasar kapan saja sesuai keinginan dari investor selama harga yang ditawarkan sesuai dengan harga pasar.
  • Cash flow untuk jangka panjang
  • Profitabilitas, suku bunga obligasi lebih tinggi daripada deposito, sebagai ilustrasi jika SBI 1 tahun di 12%, sementara bunga pinjaman kredit bank sekitar 18%, maka bunga atau kupon obligasi dapat diberikan dikisaran sekitar 15-17%.
  • Hasil keuntungan dari transaksi obligasi adalah kupon atau bunga dan capital gain dari perdagangan jual beli atau trading obligasi.
  • Jika memiliki Obligasi Konversi, investor dapat mengkonversikan obligasi mereka menjadi saham pada harga yang telah ditetapkan dan kemudian berhak untuk memperoleh manfaat keuntungan atas saham tersebut. Bagi emiten, obligasi konversi merupakan media promosi yang ditujukan kepada para investor untuk meningkatkan penjualan obligasi.
  • Hak Klaim Pertama, jika emiten bangkrut atau dilikuidasi maka pemegang obligasi memiliki hak pertama atas aset perusahaan. 


Selain manfaat diatas ada beberapa risiko investasi pada obligasi antara lain:


a. Gagal Bayar
Kegagalan dari emiten atau penerbit obligasi melakukan pembayaran bunga serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan.

b. Capital Loss
Hal ini terjadi jika obligasi dijualbelikan sebelum jatuh tempo atau investor melakukan trading dengan harga yang lebih rendah dari harga belinya.

c. Callability
Emiten mempunyai hak kendali untuk membeli kembali obligasi yang telah diterbitkan, sebelum obligasi jatuh tempo, Hal ini biasanya dilakukan pada saat suku bunga menunjukkan kecenderungan menurun, untuk mengkompensasi kerugian ini biasanya emiten akan memberi premium.