×

Peluang Usaha Investasi di Bursa Saham - IPO Blue Bird

Posted by Kembar Pro

Intitial Public Offering (IPO) Blue Bird Group

Blue Bird Group rencananya akan melantai di Bursa Efek Indonesia, IPO telah direalisasikan tanggal 3 Oktober 2014 lalu dengan Penawaran Saham perdana sejumlah 20% atau setara dengan 531.400.000 lembar saham dengan di kisaran Rp. 7.200 – 9.300 per lembar saham.


Rencanya mereka akan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 22 Oktober mendatang, dan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 November 2014. Blue Bird menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Credit Suisse Securities Indonesia, dan PT UBS Securities Indonesia sebagai penjamin emisi efek.

Dirut Blue Bird Purnomo Prawiro dalam konferensi pers mengungkapkan dana hasil dari IPO tersebut atau sesuai dengan Prospektus Usaha yang telah dibuat, yaitu lebih kurang 50% akan digunakan untuk membiayai belanja modal termasuk pembelian kendaraan dan akuisisi tempal pool taksi , lebih kurang 35,71% adalah untuk melunasi pinjaman dan sisanya lebih kurang 14,29% akan digunakan sebagai modal kerja perusahaan dan entitas anak.


Peluang Usaha Investasi di Bursa Saham - IPO Blue Bird


Sejarah Singkat Blue Bird Group

Didirikan pada tahun  1972, sebagai sebuah perusahaan penyedia jasa sewa mobil khusus melayani para jurnalis asing serta pelanggan lain yang berkunjung ke Jakarta. Berdasarkan pengalaman tersebut, perusahaan mendapatkan ijin usaha mengelola perusahaan taksi.

Blue bird menjadi pelopor pengenaan tarif taksi berdasarkan sistem argo, serta melengkapi seluruh armadanya yang ber-AC dengan radio komunikasi. Untuk mempertahankan kualitas pelayanan, perusahaan pun membangun sejumlah bengkel khusus untuk merawat armadanya.

Setelah sukses berbisnis di layanan taksi reguler, Blue Bird, dan taksi limousine, Golden Bird, serta usaha sewa mobil, perusahaan kemudian mengembangkan usaha bus charter, Big Bird, pada 1979. Pada 1993 Blue bird pun menghadirkan layanan taksi eksekutif Silver Bird. Setelah lebih dari satu dekade, Blue Bird Group kini memiliki empat divisi utama dan memiliki 15 anak perusahaan, Blue Bird saat ini menguasai 33% pangsa pasar taksi di Indonesia.

Artikel Lainnya: IPO Alibaba Group Holding Ltd 8 Sept 2014 nilai ungguli Yahoo Inc


Group Holding dan Bidang Usaha Blue Bird

1. Taxi,  Angkutan Penumpang  :
Blue Bird & Pusaka :  Taxi Regular, Silver Bird: Taxi Executive, Golden Bird: Limousine dan Rental Mobil, Big Bird: Bis Charter
2. Logistic Service :
AKA / Iron Bird Trucking: Trucking, Iron Bird Transport: Freight management, Oceanair: Freight Forwarding, Ritra Konnas: Freight Center
3. Industri :
Restu Ibu Pusaka: Bus Body Manufacturing, Pusaka Niaga Indonesia: Trading Company
4. Properti :
Holidays Resort Lombok: Hotel & Resort, Pusaka Bumi Mutiara: Manajemen dan  Pengembangan seluruh aset  Blue Bird Group
5. Supporting Service :
Hermis Consulting: SAP Implementation, IT /security, Pusaka Integrasi Mandiri: E-Payment Solution, Pusaka GPS: GPS Provider & Services, Pusaka Buana Utama: Asset Management, Pusaka Andalan Perkasa: Heavy Duty Equipment, Pusaka Bumi transportasi: Heavy Duty Equipment


Investasi di Bursa Saham

Bagi anda para investor yang memiliki cadangan modal usaha untuk investasi jangka panjang disarankan agar melirik atau bahkan menginvestasikan dana tersebut untuk pembelian saham perdana Blue Bird karena perusahaan yang melaksakan IPO biasanya memberikan discount atau potongan harga khusus,  setelah tercatat di BEI dan perusahaan tersebut  menunjukkan kinerja keuangan yang baik biasanya harga saham tersebut  bisa naik sampai dengan 100%. 

Fakta telah mencatat bahwa kredibilitas dan likuiditas perusahaan tersebut sudah teruji dan tidak diragukan kehandalannya serta prospek usaha transportasi dan logistik memiliki nilai profitabilitas yang tinggi dan lini bidang usaha ini sangat menjanjikan di Indonesia untuk masa yang akan datang.

Jika anda tertarik  bisa segera menghubungi  para penjamin emisi seperti yang telah diuraikan diatas untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi Busa Efek Indonesia yang beralamat di Jl. Jend Sudirman Kav.52-53 Senayan Kebayoran Baru Jakarta Selatan DKI Jakarta, Phone:(021) 5150515.