Kebijakan Kontroversial Menaikan Harga BBM Saat Harga Minyak Dunia Turun

Posted by Kembar Pro



Saat ini harga minyak dunia turun hingga USD 77,52 per barel, harga tersebut merupakan harga terendah dalam kurun 4 tahun terakhir, namun yang terjadi di negara Indonesia ini justru aneh dan sangat sulit untuk diterima nalar dan akal sehat, yaitu Pemerintahan Jokowi mengambil keputusan menaikkan harga BBM.

Kenaikkan harga yang telah diputuskan pemerintah yaitu premium yang semula 6.500 menjadi 8.500 atau naik sekitar 31,8%, sedangkan solar naik dari dari 5.500 menjadi 7.500 atau naik sekitar 36,4%, harga berlaku efektif sejak tanggal 18 November 2014.

Kebijakan Menaikan Harga BBM Saat Harga Minyak Dunia Turun?

Desas-desus tentang kenaikkan harga BBM awalnya dipicu karena saat ini Pemerintah merasa tidak mampu lagi untuk menanggung defisit anggaran APBN karena kenaikkan harga minyak dunia yang menembus ke angka USD 105 per barel.

Yang menjadi sorotan Publik justru Pemerintah menaikkan harga BBM sangat bertepatan dengan harga minyak dunia turun drastis, para simpatisan dan relawan Jokowi merasa sangat kecewa dan merasa keputusan ini sangat memberatkan rakyat kecil, yang notabene saat ini sudah sangat sulit kehidupannya dan ditambah dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Menurut para pakar ekonomi kenaikan BBM ini akan memicu kenaikkan inflasi minimal di angka 7,5%, dapat dibayangkan perekonomian Indonesia yang saat ini belum sembuh total akibat krisis moneter yang terjadi di tahun 1998 dengan membawa akibat dampak negatip terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara global.


Berikut disampaikan perhitungan Harga Pokok BBM saat ini: 


ASUMSI


Kurs
                   12,200
/ USD
1 Barrel (USD)
                         159
Liter
Harga Minyak mentah per barel
                     77.52

Beban Lifting, Refining, Transportation (LRT)
                        24.1
USD / barel *)
Minyak Mentah
77.52
USD
Biaya Operasional (LRT)
24.1
USD
Total Harga Pokok Produksi
101.62
USD


Harga Per Barel *Kurs 12.200,-
             1,239,764
Rupiah
HPP Per Liter (1.239.764/159)
                     7,797
Rupiah


Harga Jual
               8,500.00
Rupiah
Keuntungan Pemerintah
                         703
9%
*) Beban LRT sumber penjelasan kementrian ESDM
Sebuah nilai keuntungan yang sangat fantastis yaitu sebesar Rp. 703 / liter atau 9 %, nilai yang diperoleh atas keterpurukan dan kesengsaraan bangsa ini.