Tarif PPh 21 Terbaru 2017 Sesuai Dengan Tarif Pasal 17

Posted by Kembar Pro



Besaran Tarif PPh 21 untuk Tahun 2017 mengacu pada Undang-Undang PPh Nomor 36 Tahun 2008 atau lebih dikenal dengan Tarif Pasal 17 Ayat 1. Tarif pajak yang dikenakan terhadap pajak penghasilan PPh 21 nilainya progresif atau berjenjang dan disesuaikan besaran kenaikan penghasilan kena pajak (PKP).

Tarif PPh 21 sesuai UU PPh

No
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Tarif
1.
PKP sampai dengan 50 juta rupiah
5%
2.
PKP 50 sampai dengan 250 juta rupiah
15%
3.
PKP 250 sampai dengan 500 juta rupiah
25%
4.
PKP diatas 500 juta rupiah
30%

Dasar pengenaan tarif pajak ini dihitung dari nilai penghasilan kena pajak yang diperoleh dari : Penghasilan Bruto (Upah + Tunjangan) – (Biaya Jabatan + Iuran Pensiun) – Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang berlaku.

Artikel Terkait : Cara Menghitung Pajak Penghasilan, Tarif Pph 21, & PTKP 2017 Terbaru


Tarif PPh 21

Contoh Perhitungan Pengenaan Tarif Pajak PPh 21

Atas penghasilan yang diperoleh Budi ditambah dengan tunjangan, pengurangan dan PTKP nya diperoleh penghasilan kena pajak dalam setahun sebesar 565 juta rupiah.

Perhitungan tarif pajak PPh 21 progresif yang dikenakan adalah sebagai berikut :
No
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Nilai
1.
5% X 50 Juta (Penghasilan sd 50 Juta)
2.500.000,-
2.
15% X 200 Juta (Penghasilan 50 s/d 250 Juta)
30.000.000,-
3.
25% X 250 Juta (Penghasilan 250 s/d 500 Juta)
62.500.000,-
4.
30% X 65 Juta (Penghasilan diatas 500 Juta)
19.500.000,-

Total PPh 21 Setahun
114.500.000,-

PPh 21 Sebulan : 12 (Angsuran PPh 21)
9.541.667,-


Tarif PPh 21 Wajib Pajak yang Tidak Memiliki NPWP


Sesuai dengan Undang-Undang PPh bagi Wajib Pajak yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) maka akan dikenakan tarif lebih besar 20% dibandingkan dengan tarif normal yang berlaku.

Baca Juga : Cara Membuat dan Daftar NPWP Online 2017 dan Syaratnya