FINANCE ACCOUNTING

PTKP : Penghasilan Tidak Kena Pajak

Posted by Kembar Pro

PTKP adalah Penghasilan Tidak Kena Pajak yang dijadikan sebagai nilai pengurang dari penghasilan bruto yang diterima oleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam perhitungan pajak penghasilan PPh Pasal 21. 

Selama belum dikeluarkannya Peraturan Pemerintah baru yang mengatur tentang nilai PTKP, maka untuk Tahun 2018 ini nilainya mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor : 101/PMK.010/2016.


PMK Tentang Nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Pemerintah telah mengeluarkan 3 kali perubahan PMK yang mengatur tentang nilai PTKP sejak Tahun 2013 sampai dengan 2018 :
  1. PTKP 2013 dan PTKP 2014 : 162/PMK.011/2012 ;
  2. PTKP 2015 : 122/PMK.010/2015 ;
  3. PTKP 2016, PTKP 2017, dan PTKP 2018 : 101/PMK.010/2016.


PTKP - Penghasilan Tidak Kena Pajak


Perubahan Nilai PTKP 2013 – 2018

Deskripsi
TH 2013/14
TH 2015
TH 2016/17/18
Wajib Pajak (WP)
24.300.000,-
36.000.000,-
54.000.000,-
+ WP Kawin
2.025.000,-
3.000.000,-
4.500.000,-
+ Tanggungan
2.025.000,-
3.000.000,-
4.500.000,-
+ Pasangan
24.300.000,-
36.000.000,-
54.000.000,-

Keterangan :

  1. Jumlah tanggungan adalah maksimal 3 orang untuk setiap anggota keluarga sedarah / keluarga semenda dalam garis keturunan lurus / anak angkat, yang menjadi tanggungan bagi Wajib Pajak ;
  2. Yang dimaksud + pasangan yaitu tambahan diamana penghasilan suami atau istri digabung dalam perhitungan pajak. Dalam perhitungan total nilai PTKP, Anda cukup menjumlahkan masing-masing nilai sesuai dengan status Anda saat ini.


Contoh Perhitungan PTKP

Saudara Budi adalah Wajib Pajak yang memiliki NPWP dengan status kawin dengan jumlah tanggungan 1 orang anak (K/1). Perhitungan total nilai PTKP saudara Budi Tahun 2018 adalah sebagi berikut :
Keterangan
Nilai PTKP
Total PTKP
Wajib Pajak
54.000.000,-
54.000.000,-
Tambahan WP Kawin
4.500.000,-
58.500.000,-
Tambahan Tanggunan 1
4.500.000,-
63.000.000,-

Pada saat penyampaian SPT Tahunan, Saudara Budi melaporkan pajak penghasilan berupa total pendapatan selama setahun dikurangi nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Besaran nilai Pajak PPh 21 terhutang, dihitung dari hasil nilai pengurangan tersebut dikalikan dengan pajak progresif yang berlaku saat ini atau sesuai dengan tarif pajak pasal 17 ayat 1 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008